Monday, December 22, 2008

Selamat hari lahir

Sayang,
Baru kelmarin kita berbicara,
Kita tertawa sepanjang malam,
Bercerita tentang semalam,
tentang hari yg akan mendatang,
Tentang teman,
tentang cinta,
tentang semuanya,
Baru kelmarin aku lihat kau tertawa…
Saat aku mahu pulang, kau dakap.Aku ingat semuanya.
Jaga diri katamu.. Kita kawan baik,usah lupa pada kenangan.Ketawa aku..ingat kau sudah gila berbicara seserius ini. ”jangan lupa jumpa aku sebelum balik shah alam” …

Sayang,
Usah gentar pada gelap,
Usah takut lena sendiri,
Usah sedih pada kamar yg kecil.

Andai aku tau lebih awal, ingin aku sampaikan pada izrail,
”Aku pohon padamu Izrail, jangan dia merasa sakit,
Jangan dideritai dia dgn kekasaran saat nafas yg terakhir
Ambil dia perlahan-lahan agar pergi dengan mudah”
Ingin aku bermohon agar hari sebelum itu panjang dan tiada akhirnya.

Rayu aku padamu,
Munkar dan Nankir,
Maniskan wajahmu,
Usah biarkan dia gigil dan gentar.
Dgn getar suara kalian.

Semalam,
Aku lihat dia yang terakhir,
Aku dakap,
Sejuk…
Wajah yg tiada lagi warna ceria.
Berbalut kain putih bersih,
Berselibung batik.
Dia yg terakhir kali aku lihat.
Aku kaku,
Aku bisu.

Aku berbisik pada TUHAN,
Percepatkan hari ini berlalu,
Pergilah siang,
Datang lah malam,
Esok cepat lah datang.

Sayang,
Selamat hari Lahir aku ucapkan.
Maaf,
Tak sempat aku ucapkan utuk kau dengar.


Alfatihah buat arwahyarham Nur Haridah Rahim. Tak mungkin kau dapat aku ganti, tak mungkin tawa mu dapat kucari…

23 Disember 1987 – 21 Disember 2008

Monday, November 24, 2008

Kalau Cinta

kalau cinta,
tak perlu khabarkan seluruh dunia betapa hebatnya pengorbanan kamu,

kalau cinta,
tak perlu sebarkan sepelusuk teman betapa tak sempurnanya saya,

kalau cinta,
tak pelu khabarkan seluruh dunia betapa merananya kamu mencinta,

kalau cinta,
tak perlu menambah askar utk membenci saya,

kalau cinta,
tak perlu menipu semata-mata

kalau cinta,
tak perlu tuliskan pada dunia apa kelemahan saya,

kalau cinta,
mengapa tak sedar pengorbanan saya,

kalau cinta,
kenapa baru perasaan bila ia dah tiada,

kalau cinta,
kenapa samakan saya bagaikan angin yg menolak kebawah,

kalau cinta,
kenapa saya kamu katakan rimas

kalau cinta,
kenapa tak pernah cuba nak memahami

kalau benar-benar cinta,
tak perlu rasenya mengutip simpati untuk diri!

tak pernah sekali kamu bertanya, kenapa saya gemar berdiam diri.
jawapan

~MAHU JAGA HATI *tak mahu kamu sakit!

tak perlu sy mencari kawan utk khabarkan betapa tak sempurnanya kamu!

*harap yg indah indah buat kamu!

Thursday, November 20, 2008

di atas permulaan kedewasaan

Alhamdulillah.diploma selesai.
perjuangan tentang kehidupan? - masih panjang
terlalu banyak yg dikutip. -sebagai pengalaman dan pengajaran.
Teman-teman? -Bynk yg bisa aku belajar
Cinta? –Buat aku makin mengerti ttg harga diri.
Dia? – sering datang bila aku rasa tak tenang * terima kasih


Semakin dekat aku dgn realiti dunia.
Semakin faham dgn mainan jiwa.
Semakin mengerti dgn maknanya tertawa.
Semakin dewasa dgn air mata duka.


Tak berkesempatan utk aku ucapkan ”Aku sayang kamu”.
Ini buat teman-teman yg aku syg.kamu tahu siapa kamu.melalui hari-hari yg mendatang.kita semakin matang untuk belajar berjalan, bukan berlari. Tak gelojoh utk menuduh,tak teriak untuk marah,tak ketawa utk dusta.terima kasih utuk setiap pengalaman. Kenangan ini buat kita makin kenal apa itu TEMAN.
Teman itu satu yg dinamakan kejujuran, bukan kegembiraan.
Tak usah mencaci utk menutup cela sendiri.
Tak usah berlari utk tunjukkan kehebatan diri.
Sama-sama berjalan, tak usah seorang pun bisa tertinggal.


Aku tak lagi berlari untuk merebut yg namanya cinta.
Agar ku rangkul erat tak terlepas
Aku kini hanya berdiri,
Menunggu takdir didepan,merangkak perlahan.
Aku ada harga diri.
Dia bukan orang puisi katanya.untuk dia mengerti apa yg ada dalam jiwa.
Sayang,
aku juga bukan sasterawan terbilang,yang bisa aku klasikkan bahasa untuk tunjukkan jiwa.
Aku ini penulis tanpa nama,hanya menulis ttg perasaan.
Bukan pujangga cinta lama.hebat berbicara.
Maaf untuk setiap perasaan rimas,maaf utk angin yg sering menolak kebawah.


Aku ada harga diri.

Dongeng Sang Putri Tolol

Smalam itu sebuah kisah,

Cerita cinta lama,

Fantasi sang putri ingin bahagia,


Yang nyata,

Fantasi tak bisa menjadi realiti,

Dongengan si putri berangan.


Bukan si putra mati dibaham raksaksa,

Takala menyelamatkan sang putri yg dicinta,

Hanya lari dan terus berlari,

Kerana dikejar kekeliruan sendiri

Tetinggallah sang putri dalam belantara,

Sendiri,

Sepi,

Mencari jawapan bagi yg tak pasti.

Thursday, September 25, 2008

Provokasi Jalanan

Aku menonton sarkas,
prolog bicara buat aku tertawa,
badut ini menyanyi,
badut itu menari,

mereka bergendang,
kenapa mesti aku yang tak tenang??

Badut ini badut diktator,
bergendang hingga pentas hancur,
menyanyi lagu minyak,
menari rentak rancak.

mereka berjiwa monokrom,
bicara di pentas bicara kosong,
injeksi provokasi wahana demostrasi,
Si badut jalang provokatif jalanan!!

Kau sibodoh!
Kau sidungu!
Dia liwat dia!
Dia bunuh dia!

Bicara mereka bahasa mutual,
aku atau engkau tak mungkin mengerti,
bila si Badut gila berinteraksi,
Bermetaforakan sains teknikal,
konsekuansinya kita yang mental!!

Sunday, September 14, 2008

Tulisan Cinta

Subuh sunyi ini, aku mahu menulis tentang Cinta.
Kamu akan kata, cinta itu pasangan hidup,atau ada yang artikan cinta itu insan yang paling kamu sayang.Cinta itu sesuatu yg sangat subjektif untuk aku, kamu, atau kamu maknakan. Bagi aku, cinta itu aku definasikan sebagai dia..


Jujurnya, aku bukanlah pecinta setia,seperti laila,juliet, atau sita devi.Setia pada cinta,sampai hujung nafas yg ada. Aku hanyalah pecinta biasa tanpa nama. Berawalkan pendustaan dalam percintaan, membuatkan aku meludah bila disebut cinta.PERMAINKAN cinta, Ya itu aku percaya!


“cinta” datang mengubah segala.Seawalnya dia seperti seorg mangsa, untuk aku tambah koleksi air mata yang ada. 3 bulan bersama,tempoh yang selalu aku tetapkan untuk mangsa,sbg pemangsa, haruslah aku gembira! “cinta” mengubah sejarah. 1 thn 9 bulan,cukup buat aku terkesima.


Ramai yang kata dia gila,kerna jatuh cinta dgn sigila. Sememangnya benar aku ini gila,(dalam erti kata mereka, dalam erti kata bunda aku ini kasar). Tapi teman, kau lupa, aku juga perlukan bahagia, bahagia dalam kata jiwa itu cinta, cinta dalam definasiku itu dia.Aku perlu dia.


Aku ini tak sempurna.bukan sesempurna Khadijah mahupun aisyah. Aku hanyalah si pecinta gila yang sukar melukis wajah cinta. Bukan bermaksud memperodohkan, jauh sekali mempermainkan.Cuma aku kekurangan warna untk mengambarkan perasaan. Biarlah lukisan cinta, aku tulis pada TUHAN.Aku percaya DIA maha megetahui dan memahami.


“cinta”… aku tulis ini buat kamu.agar dapat aku teluskan perasaan. Aku bukan manusia yang pandai bermain kata untuk gambarkan segunung langit perasaan pada kamu, aku hanya penulis bodoh tanpa nama yang mahu kau tahu aku cinta sama kamu, sampai nanti aku mati… TUHAN,kau maha mendengar.subuh ini aku mohon supaya “cinta” menemui kebahagiaan, walau mungkin kbhagiaan itu bukan aku.
aku masih punya kamu… TUHAN.. amin..


Saturday, September 13, 2008

aku rindu ~ Entri buat kalian,teman yang tak kelihatan

Malam ini,

Aku mahu bercerita sama dunia,

Tentang jauh,

Tentang perasaan,

Tentang rindu pada teman..


Jauh itu aku arti kan seumpama angin yg tak bisa disentuh,

Bisa aku lihat sama mata,

Bisa aku dengar desir sayup-sayupnya,

Bisa aku goyah dengan kencangnya..

Itu jauh.


Rindu aku namakan perasaan tanpa kata,

Lirik berlagu metafora,

Arti kata yang sukar diramal,

Itu pula si rindu..


Teman aku bagi sama kamu,

Kamu racun,

Kamu penawar,

Kamu ketawa,

Kamu air mata,


Dulu itu, hari-hari terakhir kita bersama,

Makan sama,

Minum sama,

Lena bersama,

Hari terakhir yg tak indah,

Tak semesra kali pertama,

Tak pasti mana silap kita.


Aku, kamu,kamu,kamu,kamu,kamu,kamu,dan kamu

Kita tak sempurna,

Kita semua tercacat cela,

Mengapa mesti yg memisahkan kita itu dari NISTA?

Sedang beribu janji pernah kita anggukkan bersama,


Kita semua memilih jauh,

Pada kita itu lebih nikmat,

Kini,

Pada aku itu LAKNAT,

Jiwa aku tercalar tanpa air mata dia yg mengadu sebab cinta,

Tanpa ketawa kamu tentang lawak yang tah apa2..


Memandang kamu,kamu,kamu,kamu,kamu,kamu, dan kamu

Membuat aku sayup,

Cukup sekadar kupandang gambar si kenangan,

Sekadar si hiba peneman yang setia.


kelmarin,

Memulakan perbualan,

Seakan satu kejanggalan,

Tiada suara,

Hanya senyuman teragak-agak.

SIAL, tembok yang tak kelihatan!


Aku menulis bukan untuk di dustakan,

Bukan untuk di nista,

Atau disalah arti,

Lagikan menagih simpati,

Ini tulisan hati buat teman2 yg aku rindu sampai mati.

Tiada tukang ganti dalam petak perasaan.


Sebak.

Hiba,

Air mata ,

Hanya bisa dijuraikan buat kalian..

1-5-2

Aku rindu…



buat gadis-gadis anggun 1-5-2, kamu tahu siapa kamu, sialkan perasaan ini kerana rindu.